HELLO GENK!?

Pengembaraan BW : Baduy

Oleh:
Taufik Hidayat
Angkatan XII - Badai Lembang

Selembar kenangan masa SMA dulu...

ilustrasi (c) pinterest

Kegiatan pengembaraan dilaksanakan tanggal 11 Maret 2000, tepatnya pada hari Sabtu setelah ulangan umum caturwulan kedua dilaksanakan

Hari pertama pengembaraan diawali dengan upacara pelepasan oleh kepala sekolah yang bertempat di aula SMUN 1 Cimalaka kira – kira pukul 09.00-09.30. Setelah upacara itu selesai dilaksanakan kamipun segera membawa ransel kami masing – masing untuk menuju ke terminal Sumedang dengan naik mobil angkutan pedesaan, sesampainya di Sumedang kira – kira pukul 09.40 kami semua naik mobil bus jurusan Cirebon-Sukabumi, rombongan yang naik bus ini semuanya anak laki – laki karena anak perempuannya berangkat lebih dulu bersama guru pembina PPA SMUN 1 Cimalaka dengan naik mobilnya pak Dadeng menuju langsung ke SMUN 1 Bayah.


Didalam perjalanan menuju sukabumi rombongan kami mengalami hambatan di terminal Cicaheum Bandung kira – kira pulu 12.00 rombongan kami dialihkan bus, dari bus yang satu ke bus yang lainnya entah apa sebabnya saya juga tidak tahu dan karena bus baru yang kami tumpangi masih kosong terpaksa rombongan kami harus menunggu bus itu sampai penuh, setelah bus baru yang kami tumpangi penuh tepatnya pulul 12.20, bus tersebut berangkat menuju Sukabumi, di dalam perjalanan menuju ke Sukabumi bus yang kami tumpangi singgah dulu di terminal Cianjur.

Kami sampai di Cianjur kira – kira pada pukul lima belas lebih lima belas menit, karena pada waktu itu saya mendengar suara Adzan Asar, entah dari mana suara Adzan pokoknya suara adzan tersebut kedengarannya dekat dari terminal. Setelah singgah di daerah kabupaten Cianjur, bus tersebut meneruskan perjalanan menuju ke Sukabumi dan Alhamdulillah perjalanan dari Cianjur menuju ke Sukabumi berlangsung sedikit lancar, dikatakan sedikit lancar karena waktu itu kami tidak diturunkan di terminal Sukabumi tapi rombongan kami bersama penumpang lainnya diturunkan di pom bensin yang berdekatan dengan terminal, setelah turun dari bus tersebut kami harus berjalan dulu menuju terminal Sukabumi yang jaraknya kira – kira seper empat kilo meter.

Setelah tiba di terminal Sukabumi rombongan kami memborong mobil angkot untuk menuju Pelabuhan Ratu, entah angkutan kota jurusan mana yang kami borong pokoknya yang saya ketahui warna angkutan kota tersebut warnanya hijau muda.

Setelah sampai di pelabuhan ratu rombongan kami istirahat dulu sambil melaksanakan shalat Magrib karena kebetulan sekali rombongan kami tiba di pelabuhan ratu pada saat adzan magrib berkumandang dan rombongan kami pun melaksanakan shalat magrib dan setelah melaksanakan shalat magrib kami bersama teman-teman dan senior – senior PPA Bhuanawarman melihat – lihat pemandangan laut pelabuhan ratu menjelang sore hari sambil menunggu saatnya shalat isya, meskipun kami melihat pemandangan pelabuhan ratu di daerah penjualan ika hasil para nelayan tapi kami semua menikmatinya.

Dan tak terasa adzan isyapun telah berkumandang dan kami semua melaksanakan shalat isya, setelah shalat isya selesai dilaksanakan rombongan kamipun berangkat menuju ke SMUN 1 Bayah.

Dari pelabuhan ratu kami berangkat pada pukul sembilan belas dengan menggunakan mobil elf , didalam perjalanan menuju ke SMUN 1 Bayah kami semua tidak bisa tidur karena jalannya tidak layak untuk dipakai (banyak lobangnya).

Sesampainya di SMUN 1 Bayah rombongan kamipun disambut oleh para siswa dan senior PPA Bayah, karena hari sudah larut malam rombongan kamipun menginap di sana, kami menginap disisi pantai yang berdekatan dengan SMUN 1 Bayah bersama dengan anak – anak PPA SMUN 1 Bayah (sambil berkenalan), siswa yang menginap di sisi pantai tersebut semuanya siswa laki – laki karena siswa perempuannya menginap di kelas – kelas SMUN 1 Bayah.

Keesokan harinya tepatnya hari kedua pengembaraan ke daerah baduy, rombongan PPA Bhuanawarman bergabung dengan PPA Bayah untuk menuju ke daerah perkampungan Baduy dengan menggunakan mobil truk, tapi sebelum berangkat PPA Bhuanawarman dikumpulkan oleh pembina PPA Bhuanawarman yaitu pak sonih dan pak dadeng disalah satu ruangan kelas yang ada di SMU tersebut untuk mendiskusikan tentang perubahan Time Schedule dari rencana semula, Time Schedule tersebut dirubah supaya mempersingkat waktu dan tidak terlalu banyak mengeluarkan biaya karena keuangan pada waktu itu pas – pasan.

Setelah diskusi selesai dilaksanakan kamipun langsung berangkat menuju ke Gunung Kencana dengan menggunakan mobil truk, setelah sampai di gunung kencana rombongan langsung menuju ke pasar keroya dengan jalan kaki, setelah tiba di pasar keroya rombongan istirahat terlebih dahulu kira – kira limabelas menit dan sesudah istirahat kami melanjutkan perjalanan ke baduy dalam lewat Tuntung batu dan sebelum memasuki kawasan baduy kami di beri pengarahan dulu oleh pak dadeng sesudah diberi pengarahan kamipun melanjutkan perjalan menuju ke baduy dan ternyata perjalanan menuju ke daerah baduy sangat melelahkan karena jalannya naik mudun dan daerahnya masih alami.

Sesampainya di baduy dalam yaitu di perkampungan cibeo rombonga istirahat sambil melihat – lihat orang baduy dan membeli barang – barang yang mereka dagangkan seperti koja, cincin kalung dan lain – lain. Setelah jam menunjukan pukul enam belas empat puluh lima, rombongan kami kembali ke pasar keroya lewat jalan semula yaitu melalui tungtung batu dan sampai di pasar keroya pada pukul 18.45.

dialog dengan tokoh baduy luar dan dalam tidak ada karena pada waktu itu sedang hari larangan bagi masyarakat baduy, karena didaerah baduy sedang hari larangan rombongan kami menginap di pasar keroya yaitu suatu pasar yang dibuka hanya pada hari – hari tertentu.

Keesokan harinya yaitu hari senin tanggal 13 maret 2000 yang merupakan hari ketiga rombongan kami kembali dari pasar keroya pada pukul sembilan tiga puluh menit menuju ke gunung kencana dan tiba di gunung kencana rombongan kami naik mobil truk untuk menuju ke SMUN 1 Bayah dan setibanya di sana kami mengadakan pemotretan bersama anak – anak PPA Bayah untuk kenang – kenangan, dan setelah pemotretan itu dilaksanakan rombongan kami pun naik truk kembali untuk berwisata di sekitar Pulau Manuk yang jaraknya satu kilometer dari SMU Negeri 1 Bayah, setelah sampai disekitar pulau Manuk kamipun langsung membersihkan suatu tempat yang dinamakan vila, setelah membersihkan tempat tersebut kami bersama senior – senior PPA Bhuanawarman langsung main ke sisi pantai sambil mengambil air untuk masak.

Dimalam harinya kami dikumpulkan oleh senior untuk mendiskusikan tentang pembuatan makalah. Keesokan harinya kami semua membereskan barang – barang dan setelah semuanya beres langsung kami masak dan makan dan ketika kami siap untuk berangkat tiba – tiba ada salah seorang siswa SMUN 1 Bayah membawa jeruk dan setelah itu kami langsung berangkat untuk pulang dengan naik mobil elf menuju terminal sukabumi dan dari terminal sukabumi kam semua naik mobil bus jurusan cirebon – sukabumi menuju ke sumedang, kami tiba di terminal sumedang pada pukul 18.00 dan tidak sempat untuk melaksanakan upacara penutupan karena hari telah menjelang malam. Dansetelah itu kami semua langsung pulang ke rumah masing – masing

(Disalin dari Makalah Pengembaraan Pelajar Pecinta Alam Bhuanawarman, Taufik Hidayat kelas 1-4 Angkatan Badai Lembang SMUN 1 Cimalaka, April 2000.)

Sumber: topikseharihari.blogspot.co.id/2011/06/pengembaraan-ke-daerah-baduy.html

Tidak ada komentar