HELLO GENK!?

Mengapa (Masih) Ikut PDBW?


Karena PDBW alias Pendidikan Dasar Bhuanawarman itu sesuatu. It's something. Itulah mengapa hingga saat ini saya masih menyempatkan diri untuk selalu ikut menghadiri kegiatan ini. Kadang full, kadang juga tidak. Bagi saya, PDBW setelah tidak lagi menjadi siswanya merupakan ajang pembelajaran. Keikutsertaan saya benar-benar karena kesadaran. Selain, tentu saja, ada tanggung jawab moral terhadap organisasi untuk berkontribusi dan mengembangkannya agar menjadi lebih baik.

Berpartisipasi di PDBW 26 Bara Lingga
PDBW setelah tidak lagi menjadi siswanya merupakan ajang berlatih.
Melatih diri membiasakan kembali bercengkrama dengan alam. Rutinitas dan segala kenyamanan kerap membuat kita lalai dan lemah. Di sinilah saya menyegarkan diri, lahir dan batin.

PDBW setelah tidak lagi menjadi siswanya merupakan ajang menjaga silaturahmi.
Kesibukan masing-masing anggota membuat keakraban itu hilang. Internet memang telah merubah cara kita bersilaturahmi. BBM, Facebook, Twitter dsb membuat kita (seolah) selalu terhubung satu sama lain. Padahal tidak. Interaksi nyata, obrolan penting dan gak penting dalam lingkaran, itu jaaauh lebih penting.

Jika para siswa PDBW dipaksa dan dikondisikan segala aktivitas bahkan hingga hal remeh-temeh dalam kegiatan ini, maka saya harus memaksakan dan mengkondisikan diri sendiri. Lagi-lagi ini masalah kemandirian yang kerap hilang dimakan kenyamanan. Berbagai kemudahan memanjakan kita.



Saat tak lagi menjadi siswa PD inilah, kredibilitas kemandirian senior diuji sesungguhnya.

Sejauh mana dia mampu menerapkan apa yang diajarkan kepada adik-adik juniornya. Integritas senior diuji di sini, oleh dirinya sendiri. Dan ini jaaauh lebih sulit dari sekedar menjadi siswa PD.

Namun, ya itulah fungsi dasar PD bagi saya pribadi, ajang untuk melatih diri sendiri. Dan bagi siapapun yang terlibat di dalamnya.

Jadi, yuk PD ah... Berlatih dan menempa diri kita kembali. :)

pendidikan dasar bhuanawarman angkatan 28
______
Penulis: Dindin MK / BW 202 XV Rawa Lembang(Tulisan ini disalin dari blog pribadinya di xdinx.wordpress.com)

Tidak ada komentar